Berita
Reproduksi Pengetahuan Berbasis Anak Muda
Begitu banyaknya model kreatifitas dan pengetahuan kaum muda menjadikan generasi ini haus akan informasi.Untuk itu Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan seminar series bertemakan “Reproduksi Pengetahuan Berbasis Anak Muda”, Rabu (29/3) kemarin.
Seminar kali ini bersamaan dengan kehadiran Direktur PTKI Kemenag RI, Prof. Dr. Nizar Ali.Akhmad Ramdhon, S.Sos., MA dan Achmad Uzair, MA., Ph.D. Bertempat di ruang sidang lantai II FISHUM, Nizar Ali menyampikan materi tentang kebijakan arah pengembangan akademik PTKIN. Ia...
Selengkapnya →
Srawung Kampung Kota
Satu dekade lebih, narasi kota-kota di Indonesia mengalami banyak perubahan yang bersifat fundamental, dimana pemicu utamanya adalah bergesernya bandul kekuasaan yang bergerak dari pusat ke daerah. Nalar desentralisasi serta merta menjadi titik mula gelombang proses, dinamika maupun perubahan yang terjadi dalam beragam dimensi. Ada banyak kebimbangan untuk mencari bentuk dari perubahan yang bersifat transisi maupun tantangan untuk merespon ketimpangan yang ada. Sebab beragam kisah yang hadir sesudahnya adalah gambar tentang kota yang tumbuh dalam ragam kepentingan, dan tak lagi menempatkan...
Selengkapnya →
Lokananta: Menolak Renta
Penggalan lirik Jangan Bakar Buku adalah salah satu lagu yang dimainkan oleh Pandai Besi dalam rangkaian mini tour di Lokananta (2014). Berlatar panggung sederhana dan lampu minimalis, konser tersebut penuh ‘kejutan’ dan saya menjadi salah satu penonton yang merasakan langsung beragam kejutan tersebut (Hal 142). Kehadiran Pandai Besi, White Shoes & The Couples Company, Glen Fredly, Shaggydog, Senyawa hingga The Hydrant menjadi penanda penting bagi semangat baru yang diusung oleh Lokananta. Lokananta yang selama ini, dikenal hanya nama sebuah tempat yang menyimpan...
Selengkapnya →
Setiap Penggal Narasi adalah Mantra
Setiap kita bermula dari narasi-narasi yang jamak. Kisah-kisah Asmat hari ini adalah penggalan-penggalan yang tak terpisahkan dari tonggak kebudayaan yang telah tertanam sebelumnya. Dan setiap tonggak baru yang hadir akan membentuk narasi baru pula, begitu seterusnya. Sebab proses perubahan merupakan tautan antar memori masa lampau dan harapan untuk membentuk bingkai memori Asmat dimasa depan.
Merangkum narasi Asmat adalah upaya agar gema dari kepingan kenangan yang susah payah dikumpulkan dari serakan-serakan sejarah hidup yang panjang tetap mengekal. Semesta Asmat harus kekal...
Selengkapnya →
Kampung, Sungai, & Asa Kota : Sebuah Undangan Berimaji
Air menjadi simpul awal bangunan peradaban. Narasi peradaban yang dibentuk oleh gelombang air memanjang dari benua Afrika, Eropa, maupun Asia, membentang dari jejak peradaban klasik hingga modern. Interaksi antar peradaban kemudian disulam lewat kisah-kisah ekspedisi antar budaya sekaligus membentuk jejaring peradaban yang tumpang tindih antara kepentingan kebudayaan, teknologi hingga kekuasaan. Jejaring interaksi yang terbangun sesudahnya kemudian menjadi simpul yang membelah pengetahuan atas peradaban dunia yang ada. Gelombang perubahan lalu menjadi pola yang membentuk formasi peradaban...
Selengkapnya →
Resik-resik Kali Gajah Putih
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah warga tengah membersihkan lumpur yang berada di Sungai Gajah Putih Kelurahan Karangasem, Laweyan, Solo, Minggu (13/11/2016). Mereka ada yang membawa cangkul, sabit, tempat sampah, dan sejumlah peralatan kerja bakti lainnya. Secara bergantian mereka membersihkan sampah dan sedimentasi yang mengganggu aliran Sungai Gajah Putih.
Pagi itu, merupakan kegiatan resik-resik Sungai Gajah Putih yang diselenggarakan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Solo melibatkan berbagai stakeholder. Ada dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Badan Penanggulangan Bencana...
Selengkapnya →
Sketsa Malam di Kampung
Syahdan benar, tersebutlah dua orang bernama sangat penting dan menakjubkan: Siang dan Malam. Dua orang itu hidup di Hindia Belanda, tapi dikisahkan di Belanda, di Eropa yang jauh dari Jawa, pada tahun 1854. Siang dan Malam berpetualang menembus kawasan gunung-gunung di Jawa. Dalam perjalanan itu, mereka terlibat dalam perdebatan sesuatu yang sungguh sangat genting: cahaya dan gelap di alam semesta dan dunia manusia.
Si Malam mendukung proses Kristenisasi masyarakat Jawa karena dianggap dapat membawa mereka keluar dari kondisi primitif mereka. Ha? Manusia Jawa itu primitif? Malam...
Selengkapnya →
Angkringan Lintas Iman : Praktekkan Toleransi di Kalangan Muda
Kota harus tumbuh dengan ide toleransi dan di bagian lain toleransi
itu juga harus menjangkau mereka yang lebih luas, yaitu mereka yang
miskin, mereka yang tidak punya akses terhadap kesehatan, mereka yang
punya problem terhadap hak layak hidup, dan seterusnya”- Akhmad Ramdhon, Sosiolog dan penggiat Kampungnesia.
Begitulah potongan pembicaraan dalam talkshow kegiatan Angkringan Lintas Iman yang diselenggarakan oleh Campus Ministry Universitas Katolik Sanata Dharma pada hari Sabtu hingga Minggu (29/10-30/10) dan yang dihadiri pula oleh anggota Campus Ministry...
Selengkapnya →



